Postingan

Menampilkan postingan dengan label Obat-obatan

Pulai, Pohon Berkhasiat Obat

Gambar
Alstonia scholaris Pulai atau Alstonia scholaris  merupakan tumbuhan yang dapat hidup di berbagai jenis tanah. Pohon ini banyak dijumpai di dataran rendah/ pesisir dengan curah hujan tahunan 1000 - 3800 mm. Jenis ini juga dapat dijumpai pada ketinggian di atas 1000 mdpl, namun tidak tahan di tempat yang suhunya di bawah 8 derajat Celcius. Pohon pulai mengandung banyak getah yang berwarna putih dan berasa sangat pahit karena mengandung echeretine  dan echicherine  Rasa pahit itu didapatkan pula pada akar, kulit batang dan daunnya. Kandungan kimia yang terdapat pada kulit kayu antara lain, alkaloida ditanin, ekitamin (ditamin), ekitanin, ekitamidin, alstonin, ekiserin, ekitin, ekitein, pofirin, dan triperpen . Sedangkan daunnya mengandung pikrinin . Bunga pulai mengandung asam ursolat dan lupeol . Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat pahit, anti piretik, anti malaria, anti demam, anti hipertensi/ anti and...

Khasiat Belimbing Wuluh

Gambar
Bagian yang dipakai: Daun, bunga, buah. Kegunaan: - mengobati batuk, sariawan, sakit perut, gondongan, rheumatik, batuk rejan, gusi berdarah, sakit gigi berlubang, jerawat, panu, tekanan darah tinggi, kelumpuhan, memperbaiki fungsi pencernaan, dan radang rektum. Cara pemakaian: 1. Pegal linu: 1 genggam daun belimbing wuluh yang masih muda, 10 biji cengkeh, 15 biji lada, digiling halus lalu tambahkan cuka secukupnya. Lumurkan ke bagian yang sakit. 2. Batuk pada anak: segenggam bunga belimbing wuluh, beberapa butir adas, gula secukupnya dan air 1 cangkir, ditim selama beberapa jam. Setelah dingin disaring dengan sepotong kain, dibagi untuk 2 kali minum, pagi dan malam sewaktu perut kosong. 3. Jerawat: Buah belimbing wuluh secukupnya dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan air garam seperlunya, untuk menggosok muka yang berjerawat. Lakukan 3 kali sehari. 4. Darah tinggi: 10 buah belimbing wuluh, 1 jari rimpang kunyit, 1/4 genggam daun meniran, 3 jari labu air, 3 jari gula...

Khasiat Mengkonsumsi Jagung

Gambar
Bagian yang dipakai: Rambut Jagung, Tongkol, Akar, dan Daun. Kegunaan: Mengobati infeksi, dan batu saluran kemih. Cara pemakaian: 1. Melancarkan ASI: Biji jagung tua disangrai sampai retak-retak dan renyah. Dimakan setiap hari sampai air susu ibu keluar dan lancar. 2. Diare: Minum sedhan bubuk tongkol jagung. 3. Radang Ginjal: 15 tongkol jagung muda beserta rambutnya digodok dengan 3 gelas minum air bersih sampai tinggal 2 1/4 gelas. Setelah dingin, airnya diminum dan jagungnya dimakan. Sehari 3 kali 3/4 gelas. 4. Batu ginjal: 6 tongkol jagung dicuci bersih lalu direbus dengan 5 gelas minum air bersih sampai menjadi 2 1/4 gelas, setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3 kali 3/4 gelas. 5. Kencing manis: 30 gram rambut jagung direbus, lalu diminum. 6. Batu empedu: 5-7 tongkol muda yang belum ada butir-butir biji jagungnya ditambah 20 lembar daun kumis kucing, direbus dalam 1 gelas air, sampai airnya tinggal 3/4 gelas. Air rebusannya diminum siang hari.

Khasiat Buah Tomat

Gambar
Bagian yang dipakai: Buah, dan daun Kegunaan: Mengobati kulit muka terbakar sinar matahari, dan jerawat, wasir, gangguan pencernaan, kurang nafsu makan, susah buang air besar, diare, disentri, radang usus buntu, sakit kuning, demam, brochitis, sesak nafas, dermatitis, dan infeksi jamur. Cara pemakaian: 1. Kulit terbakar sinar matahari: Daun muda setelah dicuci bersih, diremas, balurkan ke kulit yang terbekar. 2. Wasir kering: beberapa buah tomat yang sudah masak digodok selama kira-kira 10 menit dalam minyak kelapa. Rebusan ini disaring dengan sepotong kain dan dioleskan pada wasirnya. 3. Jerawat: 1 buah tomat yang telah masak dipotong-potong, dipakai untuk menggosok muka yang berjerawat, 2-3 kali sehari. 4. Radang usus buntu, sakit kuning: Buah tomat diolah menjadi juice lalu diminum setiap hari. 5. Demam: 3 buah tomat masak dicuci dan dipotong-potong, diremas dengan 1/4 cangkir air masak dan 1 sendok makan madu murni. Peras dan saring lalu diminum 3 kali sehari.